Site icon PPKN.NET

Soal PPPK Bidan Imunisasi Dan KIA

Soal PPPK Bidan Imunisasi Dan KIA


Berikut 50 soal pilihan ganda (A–D) beserta jawabannya dengan judul Keyword: soal PPPK bidan – Imunisasi dan KIA.


A. Imunisasi (1–25)


1. Tujuan utama imunisasi dasar lengkap pada bayi adalah…
A. Mengobati penyakit infeksi
B. Mencegah penyakit menular tertentu dan membentuk kekebalan
C. Menurunkan berat badan bayi
D. Meningkatkan nafsu makan
Jawaban: B


2. Vaksin BCG terutama untuk mencegah…
A. Difteri
B. Tetanus
C. Tuberkulosis berat (TB milier/meningitis TB)
D. Pertusis
Jawaban: C


3. Lokasi penyuntikan BCG yang benar pada bayi adalah…
A. Paha anterolateral
B. Lengan atas kanan bagian deltoid
C. Lengan atas kiri (intradermal)
D. Bokong
Jawaban: C


3. Tanda keberhasilan imunisasi BCG yang sering muncul adalah…
A. Demam tinggi 7 hari
B. Timbul bekas parut/skar kecil di tempat suntikan
C. Batuk pilek
D. Diare
Jawaban: B


4. Hepatitis B dosis lahir (HB-0) ideal diberikan…
A. Usia 7 hari
B. Usia 1 bulan
C. Dalam 24 jam pertama setelah lahir
D. Setelah bayi bisa menyusu kuat
Jawaban: C


5. Bila bayi lahir dari ibu HBsAg positif, maka tindakan yang tepat adalah…
A. Tunda imunisasi sampai 1 bulan
B. Berikan HB-0 saja
C. Berikan HB-0 + HBIG sesegera mungkin (ideal <24 jam)
D. Tidak perlu imunisasi
Jawaban: C


6. Vaksin DPT bertujuan mencegah…
A. Difteri, pertusis, tetanus
B. Campak, rubela, gondongan
C. TB, polio, hepatitis
D. Influenza, varisela, tifoid
Jawaban: A


7. Efek samping ringan yang umum setelah DPT adalah…
A. Kelumpuhan
B. Demam dan nyeri/kemerahan lokal
C. Meningitis
D. Gagal ginjal
Jawaban: B


8. Kontraindikasi absolut pemberian vaksin pada umumnya adalah…
A. Batuk pilek ringan tanpa demam
B. Riwayat alergi berat/anafilaksis terhadap komponen vaksin/dosis sebelumnya
C. Berat badan lahir rendah
D. Diare ringan
Jawaban: B


9. Vaksin polio oral (OPV) diberikan melalui…
A. Intramuskular
B. Intravena
C. Tetes per oral
D. Intraokular
Jawaban: C


10. Keunggulan utama IPV dibanding OPV adalah…
A. Lebih murah
B. Tidak memerlukan rantai dingin
C. Tidak berisiko VAPP (vaccine-associated paralytic poliomyelitis)
D. Bisa diberikan tanpa suntikan
Jawaban: C


11. Vaksin campak/MR terutama mencegah…
A. Campak saja
B. Campak dan rubela
C. Campak dan varisela
D. Rubela dan difteri
Jawaban: B


12. Tujuan imunisasi rubela pada anak adalah mencegah…
A. Pneumonia
B. CRS (Congenital Rubella Syndrome) pada kehamilan di masa depan
C. Diare kronis
D. TB laten
Jawaban: B


13. Anak yang demam tinggi ≥39°C sebaiknya…
A. Tetap imunisasi semua vaksin
B. Tidak boleh imunisasi selamanya
C. Ditunda sampai kondisi membaik (bukan kontraindikasi permanen)
D. Diberi antibiotik dulu baru imunisasi wajib hari itu juga
Jawaban: C


14. Prinsip catch-up immunization adalah…
A. Mengulang semua vaksin dari awal
B. Melengkapi vaksin yang tertinggal sesuai usia dan interval minimal
C. Memberi vaksin double dosis
D. Menunda imunisasi sampai sekolah
Jawaban: B


15. Penyimpanan vaksin umumnya harus mempertahankan suhu…
A. 0–2°C
B. 2–8°C
C. 8–15°C
D. 15–25°C
Jawaban: B


16. Vaksin yang sensitif terhadap pembekuan (freeze sensitive) contohnya…
A. OPV
B. BCG
C. DPT-HB-Hib
D. Campak/MR
Jawaban: C


18. Vaksin yang sensitif terhadap panas (heat sensitive) contohnya…
A. OPV
B. Td
C. Hepatitis B
D. DPT
Jawaban: A


19. VVM (Vaccine Vial Monitor) digunakan untuk…
A. Menilai apakah vaksin pernah beku
B. Menilai paparan panas kumulatif pada vaksin
C. Menilai tanggal lahir bayi
D. Menentukan dosis vaksin
Jawaban: B


20. ADS (Auto Disable Syringe) bermanfaat untuk…
A. Mempercepat imunisasi
B. Mencegah penggunaan ulang jarum suntik
C. Mengurangi nyeri suntikan
D. Menambah dosis vaksin
Jawaban: B


21. KIPI adalah singkatan dari…
A. Kejadian Imunisasi Polio Indonesia
B. Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi
C. Kejadian Infeksi Pasca Imunisasi
D. Kejadian Ibu Pasca Imunisasi
Jawaban: B


22. Bila terjadi KIPI berat (mis. syok anafilaksis), tindakan pertama adalah…
A. Pulangkan pasien
B. Berikan vitamin
C. Tata laksana kegawatdaruratan (ABCDE) dan epinefrin sesuai indikasi
D. Tunggu 24 jam
Jawaban: C


23. Limbah tajam imunisasi dibuang ke…
A. Tempat sampah biasa
B. Safety box
C. Kardus bekas
D. Kantong plastik hitam
Jawaban: B


24. Interval minimal antar dosis vaksin sejenis penting untuk…
A. Menghindari KIPI saja
B. Mengoptimalkan respons imun dan efektivitas vaksin
C. Menghemat vaksin
D. Mengurangi jumlah kunjungan
Jawaban: B


25. Edukasi yang benar setelah imunisasi adalah…
A. Tidak boleh mandi 3 hari
B. Berikan ASI seperti biasa, observasi demam/kemerahan, kompres hangat bila perlu
C. Hentikan ASI 24 jam
D. Berikan obat antibiotik rutin
Jawaban: B


B. KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) (26–50)


26. Kunjungan ANC standar minimal saat ini adalah…
A. 2 kali
B. 4 kali
C. 6 kali
D. 8 kali
Jawaban: D


27. Tujuan utama ANC adalah…
A. Menentukan jenis kelamin janin
B. Deteksi dini risiko/komplikasi dan memastikan kesehatan ibu-janin
C. Mengurangi mual muntah
D. Mempercepat persalinan
Jawaban: B


28. Tanda bahaya kehamilan trimester III yang perlu rujukan segera adalah…
A. Kram ringan
B. Sering BAK
C. Perdarahan pervaginam
D. Nyeri punggung ringan
Jawaban: C


29. Preeklamsia ditandai terutama oleh…
A. Hipotensi dan pusing
B. Hipertensi setelah 20 minggu + proteinuria/ tanda kerusakan organ
C. Demam tinggi
D. Batuk kronis
Jawaban: B


30. Tablet tambah darah pada ibu hamil dianjurkan minimal…
A. 30 tablet selama hamil
B. 60 tablet selama hamil
C. 90 tablet selama hamil
D. 120 tablet selama hamil
Jawaban: C


31. Kenaikan berat badan yang terlalu rendah pada ibu hamil berisiko…
A. Bayi makrosomia
B. BBLR/IUGR
C. Preeklamsia pasti
D. Polihidramnion
Jawaban: B


32. Upaya pencegahan anemia pada kehamilan yang tepat adalah…
A. Kurangi makan protein
B. Konsumsi TTD + makanan kaya zat besi dan vitamin C
C. Minum teh/kopi bersamaan dengan TTD
D. Tidak perlu pemeriksaan Hb
Jawaban: B


33. Periode nifas berlangsung sampai…
A. 1 minggu
B. 2 minggu
C. 6 minggu (42 hari)
D. 3 bulan
Jawaban: C


34. Tanda bahaya masa nifas yang perlu rujukan adalah…
A. Lokia rubra berkurang
B. Nyeri ringan pada perineum
C. Perdarahan banyak/bau busuk + demam
D. ASI keluar lancar
Jawaban: C


35. Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dilakukan idealnya…
A. 2 jam setelah lahir
B. Segera setelah lahir minimal 1 jam kontak kulit ke kulit
C. Setelah bayi dimandikan
D. Setelah ibu istirahat 6 jam
Jawaban: B


36. ASI eksklusif berarti…
A. ASI + air putih
B. ASI + madu
C. Hanya ASI tanpa makanan/minuman lain kecuali obat/vitamin tertentu sampai 6 bulan
D. ASI sampai 2 tahun
Jawaban: C


37. Tanda perlekatan menyusui yang baik adalah…
A. Hanya puting masuk
B. Bayi mengisap cepat terus-menerus tanpa jeda
C. Areola banyak masuk, bibir bawah terbuka, dagu menempel payudara
D. Ibu selalu kesakitan
Jawaban: C


38. Bayi baru lahir normal bernapas sekitar…
A. 10–20 x/menit
B. 20–30 x/menit
C. 30–60 x/menit
D. 60–90 x/menit
Jawaban: C


39. Definisi hipotermia pada bayi baru lahir adalah suhu…
A. <36,5°C
B. <37,5°C
C. >38°C
D. >39°C
Jawaban: A


40. Pencegahan hipotermia bayi baru lahir yang tepat adalah…
A. Segera dimandikan air dingin
B. Kontak kulit ke kulit dan penghangatan (kangaroo method)
C. Dibiarkan tanpa baju
D. Diberi kipas
Jawaban: B


41. Pemantauan pertumbuhan balita di posyandu umumnya menggunakan…
A. EKG
B. KMS (Kartu Menuju Sehat) / grafik pertumbuhan
C. CT-scan
D. USG
Jawaban: B


42. Indikator utama stunting adalah…
A. BB/U rendah
B. TB/U (panjang/tinggi badan menurut umur) < -2 SD
C. BB/TB > +2 SD
D. Lingkar kepala > +2 SD
Jawaban: B


43. Tanda dehidrasi berat pada anak dengan diare salah satunya…
A. Haus
B. Mata cekung, lemas, cubitan kulit kembali sangat lambat
C. Nafsu makan meningkat
D. Sering tertawa
Jawaban: B


44. Penanganan awal diare tanpa dehidrasi pada balita adalah…
A. Antibiotik rutin
B. ORS/larutan oralit + zinc, lanjutkan makan/ASI
C. Puasakan anak
D. Hanya air putih
Jawaban: B


45. Keluarga Berencana pasca persalinan dapat dimulai…
A. Hanya setelah 6 bulan
B. Tergantung metode; beberapa bisa segera pasca salin (mis. IUD pascaplasenta)
C. Tidak boleh KB saat menyusui
D. Hanya kondom
Jawaban: B


46. Metode kontrasepsi yang tidak memengaruhi produksi ASI secara signifikan adalah…
A. Pil kombinasi estrogen-progestin segera postpartum
B. Metode progestin saja (pil progestin/implant/suntik progestin)
C. Estrogen dosis tinggi
D. Tidak ada yang aman
Jawaban: B


47. Tanda bahaya pada neonatus yang harus segera dirujuk adalah…
A. Bersin 1–2 kali
B. Bayi tidur lama tetapi masih menyusu baik
C. Tidak mau menyusu, napas cepat/susah, kejang, demam/hipotermia
D. Gumoh sedikit
Jawaban: C


48. Skrining perkembangan balita di layanan primer umumnya menggunakan…
A. KPSP
B. EEG
C. Spirometri
D. Audiometri saja
Jawaban: A


49. Jadwal kunjungan neonatal ideal minimal…
A. 1 kali
B. 2 kali
C. 3 kali (KN1, KN2, KN3)
D. 6 kali
Jawaban: C


50. Prinsip pelayanan KIA yang berfokus pada keselamatan ibu dan bayi adalah…
A. Menunggu keluhan muncul
B. Pencegahan, deteksi dini, tata laksana cepat, dan rujukan tepat waktu
C. Menghindari pencatatan
D. Mengutamakan tindakan non-medis selalu
Jawaban: B


Terima kasih telah membaca – Semoga artikel dari PPKN.CO.ID  ini dapat memberi pencerahan dan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari‐hari atau dalam skala komunitas.

Exit mobile version