Soal PPPK Guru BK Kompetensi Teknis

Diposting pada

Soal PPPK Guru BK Kompetensi Teknis

Soal PPPK Guru BK Kompetensi Teknis

Berikut 50 soal PPPK Guru BK (Bimbingan dan Konseling) – Kompetensi Teknis beserta kunci jawaban.


1) Asesmen, Diagnostik, dan Pemahaman Peserta Didik


1. Instrumen yang paling tepat untuk memetakan minat karier peserta didik adalah…
A. Inventori minat
B. Tes IQ
C. Skala kecemasan
D. Sosiometri
Jawaban: A


2. Tujuan utama asesmen kebutuhan layanan BK di sekolah adalah…
A. Menentukan nilai rapor
B. Menetapkan kebutuhan prioritas layanan peserta didik
C. Mengganti peran wali kelas
D. Mengukur kemampuan fisik
Jawaban: B


3. Data yang termasuk data objektif dalam BK adalah…
A. Perasaan sedih peserta didik
B. Cerita pribadi peserta didik
C. Hasil observasi perilaku di kelas
D. Harapan peserta didik
Jawaban: C


4. Teknik yang tepat untuk mengetahui hubungan sosial dalam kelas adalah…
A. Angket sikap
B. Sosiometri
C. Wawancara bebas
D. Tes bakat
Jawaban: B


5. Alat asesmen yang paling sesuai untuk mengetahui gaya belajar adalah…
A. Inventori gaya belajar
B. Tes proyektif
C. Tes kesehatan
D. Tes kemampuan jasmani
Jawaban: A


6. Langkah awal dalam proses pemahaman masalah konseli (case conceptualization) adalah…
A. Memberi nasihat
B. Mengumpulkan data dan informasi relevan
C. Memberi hukuman
D. Membuat keputusan sepihak
Jawaban: B


7. Asesmen formatif dalam program BK digunakan untuk…
A. Menilai hasil akhir program
B. Memperbaiki program saat pelaksanaan berjalan
C. Menghitung anggaran sekolah
D. Menentukan kelulusan
Jawaban: B


8. Data yang paling tepat untuk mengidentifikasi penyebab keterlambatan belajar adalah…
A. Nilai ujian saja
B. Observasi, wawancara, dan riwayat belajar
C. Komentar teman sebangku saja
D. Catatan pelanggaran saja
Jawaban: B


9. Prinsip etis dalam penggunaan tes psikologis oleh guru BK adalah…
A. Tes boleh dipublikasikan ke grup kelas
B. Hasil tes dijaga kerahasiaannya dan digunakan sesuai tujuan
C. Tes digunakan untuk mempermalukan
D. Tes diberikan tanpa penjelasan
Jawaban: B


10. Perbedaan utama “gejala” dan “masalah” dalam BK adalah…
A. Gejala selalu benar, masalah selalu salah
B. Gejala tampak di permukaan, masalah adalah akar penyebab yang mendasari
C. Masalah hanya akademik, gejala hanya sosial
D. Gejala tidak perlu ditangani
Jawaban: B


2) Perencanaan Program BK (Komprehensif)


11. Program BK komprehensif umumnya mencakup komponen…
A. Layanan dasar, layanan responsif, perencanaan individual, dukungan sistem
B. Hukuman, penghargaan, remedial, pengayaan
C. Pengawasan, penilaian, rapat, administrasi
D. Jadwal, piket, upacara, ekstrakurikuler
Jawaban: A


12. “Layanan dasar” dalam BK paling tepat diwujudkan melalui…
A. Konseling krisis individual saja
B. Bimbingan klasikal dan kegiatan pengembangan diri terstruktur
C. Pemberian sanksi disiplin
D. Pemanggilan orang tua setiap minggu
Jawaban: B


13. “Layanan responsif” fokus pada…
A. Kegiatan rutin administrasi
B. Penanganan masalah yang membutuhkan bantuan segera
C. Penentuan kurikulum mata pelajaran
D. Pengelolaan perpustakaan
Jawaban: B


14. Contoh “perencanaan individual” adalah…
A. Ceramah umum anti-bullying
B. Penyusunan rencana studi/karier peserta didik
C. Piket ketertiban
D. Ulangan harian
Jawaban: B


15. Dukungan sistem dalam BK mencakup…
A. Pembinaan jejaring, koordinasi, kolaborasi, pengembangan profesional
B. Penilaian angka rapor
C. Latihan fisik
D. Pengadaan kantin
Jawaban: A


16. Dasar yang paling kuat untuk menyusun prioritas program BK adalah…
A. Keinginan pribadi guru BK
B. Hasil asesmen kebutuhan dan data perkembangan peserta didik
C. Tren media sosial
D. Saran siswa paling populer
Jawaban: B


17. Indikator keberhasilan program BK sebaiknya bersifat…
A. Umum dan sulit diukur
B. Spesifik, terukur, relevan, realistis, berbatas waktu
C. Berdasarkan tebakan
D. Hanya berbentuk narasi panjang
Jawaban: B


18. Jika sekolah mengalami peningkatan kasus perundungan, layanan yang diprioritaskan adalah…
A. Layanan responsif dan pencegahan melalui layanan dasar
B. Pengurangan jam belajar
C. Menghapus kegiatan ekstrakurikuler
D. Membuat ujian tambahan
Jawaban: A


3) Pelaksanaan Layanan BK


19. Teknik konseling yang menekankan penerimaan tanpa syarat dan empati adalah pendekatan…
A. Behavioristik
B. Person-centered (Rogers)
C. Psikoanalisis
D. Gestalt
Jawaban: B


20. Dalam konseling, keterampilan “parafrasa” bertujuan untuk…
A. Menghakimi konseli
B. Mengulang inti pesan konseli dengan kata-kata sendiri agar jelas
C. Mengalihkan topik
D. Memberi label negatif
Jawaban: B


21. Keterampilan “refleksi perasaan” digunakan untuk…
A. Mengubah nilai rapor
B. Menangkap dan mengungkap emosi yang dirasakan konseli
C. Menguji konseli
D. Memberi ancaman
Jawaban: B


22. Bila konseli menunjukkan risiko melukai diri, langkah awal paling tepat adalah…
A. Membiarkan agar tenang sendiri
B. Melakukan asesmen risiko dan memastikan keselamatan (safety) terlebih dahulu
C. Menunda sampai minggu depan
D. Menyebarkan cerita agar ada dukungan
Jawaban: B


23. Layanan konsultasi dalam BK berarti…
A. Guru BK memutuskan semua hal
B. Memberi bantuan profesional kepada pihak lain (guru/orangtua) untuk menangani peserta didik
C. Mengajar matematika
D. Menilai tugas
Jawaban: B


24. Mediasi dalam BK bertujuan untuk…
A. Mengganti wali kelas
B. Menengahi konflik antar pihak agar mencapai kesepakatan
C. Menghukum salah satu pihak
D. Mengurangi jam pelajaran
Jawaban: B


25. Bimbingan kelompok paling efektif untuk…
A. Masalah krisis berat individu
B. Pengembangan keterampilan sosial dan berbagi pengalaman terarah
C. Pemeriksaan kesehatan
D. Penentuan kelulusan
Jawaban: B


26. Konseling kelompok menuntut adanya…
A. Rahasia kelompok dan norma yang disepakati
B. Hukuman kelompok
C. Kompetisi nilai
D. Pengumuman masalah anggota
Jawaban: A


27. Teknik behavioristik yang tepat untuk mengurangi perilaku bolos adalah…
A. Free association
B. Reinforcement (penguatan) dan kontrak perilaku
C. Dream analysis
D. Hipnosis panggung
Jawaban: B


28. Dalam layanan klasikal, metode yang paling mendorong partisipasi aktif adalah…
A. Ceramah satu arah 60 menit
B. Diskusi kelompok kecil/role play/studi kasus
C. Membaca modul tanpa tanya jawab
D. Menyalin materi
Jawaban: B


4) Manajemen Kasus, Rujukan, dan Kolaborasi


29. Rujukan dilakukan ketika…
A. Guru BK merasa bosan
B. Masalah konseli membutuhkan layanan profesional lain di luar kompetensi/ kewenangan BK sekolah
C. Konseli tidak suka sekolah
D. Konseli tidak mau ikut upacara
Jawaban: B


30. Contoh kasus yang paling mungkin memerlukan rujukan adalah…
A. Bingung memilih jurusan
B. Kesulitan mengatur waktu belajar
C. Gejala depresi berat disertai ide bunuh diri
D. Ingin ikut lomba
Jawaban: C


31. Kolaborasi efektif dengan wali kelas ditandai oleh…
A. Saling menyalahkan
B. Berbagi informasi relevan sesuai etika dan rencana dukungan terkoordinasi
C. Membuka semua rahasia konseli
D. Menghindari komunikasi
Jawaban: B

32. Prinsip kerahasiaan dalam BK dapat dikecualikan bila…
A. Teman sekelas bertanya
B. Ada ancaman serius terhadap keselamatan diri/orang lain atau kewajiban hukum
C. Guru ingin tahu
D. Agar jadi bahan rapat
Jawaban: B


33. Dokumen utama untuk mencatat proses layanan konseling adalah…
A. Rapor
B. Catatan konseling (case notes) yang aman dan terbatas aksesnya
C. Buku kas
D. Jadwal piket
Jawaban: B


34. Home visit dalam BK bertujuan untuk…
A. Menilai kebersihan rumah
B. Memahami konteks keluarga/lingkungan untuk membantu intervensi
C. Memberi hukuman
D. Menggantikan peran orang tua
Jawaban: B


5) Evaluasi, Pelaporan, dan Pengembangan Program


35. Evaluasi program BK yang menilai “proses pelaksanaan” disebut…
A. Evaluasi hasil (outcome)
B. Evaluasi proses (process evaluation)
C. Evaluasi anggaran
D. Evaluasi fasilitas
Jawaban: B


36. Contoh indikator outcome layanan BK adalah…
A. Jumlah map dokumen
B. Penurunan kasus bolos setelah intervensi
C. Banyaknya rapat
D. Banyaknya poster
Jawaban: B


37. Instrumen yang tepat untuk mengukur kepuasan peserta didik terhadap layanan BK adalah…
A. Tes kebugaran
B. Angket kepuasan layanan
C. Ulangan harian
D. Daftar hadir upacara
Jawaban: B


38. Pelaporan layanan BK sebaiknya memuat…
A. Identitas lengkap masalah pribadi konseli secara detail
B. Rekap layanan, capaian, rekomendasi, dan data agregat yang menjaga kerahasiaan
C. Gosip kelas
D. Penilaian guru mata pelajaran
Jawaban: B


6) Etika Profesi dan Praktik Profesional Guru BK


39. Sikap profesional guru BK ketika konseli berbeda keyakinan/pandangan adalah…
A. Memaksa konseli mengikuti nilai pribadi konselor
B. Menghargai perbedaan dan tetap berfokus pada kebutuhan konseli
C. Menghindari konseli
D. Menyudutkan konseli
Jawaban: B


40. Konflik kepentingan dalam layanan BK terjadi ketika…
A. Konselor menjaga batas profesional
B. Konselor memiliki kepentingan pribadi yang dapat mempengaruhi objektivitas layanan
C. Konselor melakukan asesmen
D. Konselor membuat jadwal
Jawaban: B


41. Prinsip “informed consent” dalam BK berarti…
A. Konselor boleh menyembunyikan tujuan layanan
B. Konseli mendapatkan penjelasan layanan, hak, batas kerahasiaan, dan setuju secara sadar
C. Konseli wajib mengikuti semua perintah
D. Konselor bebas menyebarkan data
Jawaban: B


42. Batas profesional yang tepat dalam relasi konselor–konseli adalah…
A. Mengajak konseli berbisnis
B. Menjaga hubungan tetap dalam konteks layanan pendidikan dan etika
C. Meminta hadiah mahal
D. Mengunggah curhat konseli
Jawaban: B


7) Isu Perkembangan, Pencegahan, dan Intervensi di Sekolah


43. Program pencegahan bullying yang efektif biasanya bersifat…
A. Sekali seminar lalu selesai
B. Terintegrasi, melibatkan seluruh warga sekolah, dan berkelanjutan
C. Hanya menghukum pelaku
D. Fokus pada korban saja
Jawaban: B


44. Ciri peserta didik mengalami kecemasan akademik antara lain…
A. Selalu santai menjelang ujian
B. Gelisah, sulit tidur, takut gagal berlebihan
C. Tidak pernah belajar
D. Tidak masuk sekolah tanpa alasan
Jawaban: B


45. Intervensi paling tepat untuk meningkatkan keterampilan pengambilan keputusan karier adalah…
A. Menghindari pembahasan karier
B. Konseling karier + eksplorasi minat/bakat + informasi dunia kerja
C. Mengurangi mata pelajaran
D. Memberi hukuman bila bingung
Jawaban: B


46. Teknik yang tepat untuk mengajarkan keterampilan asertif pada peserta didik adalah…
A. Role play (bermain peran)
B. Ceramah tanpa latihan
C. Hukuman
D. Mengabaikan
Jawaban: A


47. Jika terjadi konflik antar siswa, pendekatan restoratif mengutamakan…
A. Balas dendam
B. Pemulihan relasi, tanggung jawab, dan kesepakatan perbaikan
C. Skorsing massal
D. Pengumuman aib
Jawaban: B


48. Strategi membantu siswa yang sering menunda tugas (prokrastinasi) adalah…
A. Memberi label malas
B. Membantu membuat target kecil, jadwal, monitoring, dan penguatan
C. Mengabaikan
D. Menyuruh berhenti sekolah
Jawaban: B


49. Layanan BK yang paling sesuai untuk transisi siswa baru (adaptasi sekolah) adalah…
A. Layanan dasar berupa orientasi dan bimbingan klasikal adaptasi
B. Hanya konseling krisis
C. Hanya hukuman disiplin
D. Mengurangi jam BK
Jawaban: A


50. Faktor protektif yang membantu resiliensi peserta didik adalah…
A. Dukungan sosial yang positif dan keterampilan koping
B. Isolasi sosial
C. Stigma
D. Tekanan berlebihan
Jawaban: A


Terima kasih telah membaca – Semoga artikel dari PPKN.CO.ID  ini dapat memberi pencerahan dan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari‐hari atau dalam skala komunitas.